1. Berdiri tanpa pegangan hingga kira-kira 30 detik
2. Berjalan tanpa bantuan 1-3 langkah
3. Mulai 'melawan' kalau keinginannya gak diturutin. Ckckck
4. Bicara "Babababa..", "Tatatatata..", "Mam mam mam mam.." dan "Is.. is.. is.."
5. Memasukkan benda ke mulutnya.
Yang terakhir ini sesuatu deh. Saya senang selama ini Kakang nyaris ga pernah masukin benda yang aneh-aneh ke mulutnya. Jadi gak khawatir kan. Ternyata baru sekarang kakang memasuki masa-masa masukin-benda-ke-mulut- ini. Hadeuuuh.. jadi harus lebih ekstra perhatian.
Sama sekali ga ada niat untuk ngerayain. Eh tapi sama nenek-kakeknya di sini, Kakang dibelikan kue ultah. Neneknya masak nasi kuning. Terus yang biasanya ada pengajian anak-anak di rumah, pengajiannya diubah jadi acara ultah. Hahahaha.. Jadi lucu karena anak-anak yang dateng itu ga tau Kakang ultah. Mereka datang pakai kerudung semua. Hihihi...
Sebulan terakhir ini perkembangannya lumayan pesat menurut saya.
Saat ini Kakang udah..
Merangkak (sangat) cepat
Cepat banget udah kayak lari :))
Mapay-mapay
Ini istilah sunda sih. Kira-kira artinya: berjalan menyamping dengan dua tangan berpegangan pada dinding atau sofa.
Manjat apapun yang bisa dipanjat
Dia mulai suka manjat sofa, kursi, bahkan baby walker-nya. Dia pernah masuk ke dalam baby walker-nya sendiri tanpa bantuan. Yah.. meskipun sebelah kakinya sempat nyangkut juga :3
Belajar berdiri sendiri
Nah ini yang paling saya suka. Dulu kan dia suka ga mau kalau saya "paksa" berdiri sendiri. Tapi sekarang gak saya ajarin pun dia sendiri yang melepaskan tangannya dari sandaran. Ia tampak senang tiap melakukannya. Kadang sambil gerak-gerakin tangannya juga seolah bilang, "Horeee.."
Mulai suka memasukkan sesuatu ke mulut
Hmm.. kalau yang satu ini emang agak telat kayaknya. Menurut saya harusnya dia udah belajar makan finger food sendiri dari usia 6 bulan. Nyatanya dia GAK SUKA makan sendiri. Maunya disuapin. Kalaupun saya kasih makanan di tangannya, dia ga akan masukin ke mulutnya. Malah dibolak balik terus ujung-ujungnya dibuang. Sebel gak sih? :/
Di sisi lain, ada enaknya juga sih. Saya gak perlu khawatir dia keselek atau makan yang aneh-aneh tanpa sepengetahuan saya. Karena dia beneran ga pernah memasukkan apapun ke mulutnya, kecuali tangannya sendiri waktu umur 4 bulanan.
Nah, sekarang di usia 11 bulan ini dia mulai penasaran 'mencicipi' segala sesuatu yang ia pegang.
Punya keinginan sendiri dan lebih ekspresif
Dia udah bisa menunjukkan kalau dia minta digendong, ke luar rumah, minta turun dari gendongan, menolak digendong, dll. Dia juga mulai suka teriak-teriak dan mengoceh. Ckckck
Menggeleng-gelengkan kepala
Duh ini lucu banget. Kadang dia bisa menggunakan gelengan kepala sesuai fungsinya, yaitu untuk menolak. Tapi seringnya sih dia geleng-geleng tanpa alasan. Hhahaha..
Lagi blogwalking, singgah di blognya Mak Indah Nuria yang ngadain Blessfull August Giveaways. Menarik sekali temanya. Membuat saya berpikir, apa ya berkah terindah saya? Jujur saya saat ini pikiran lagi galau, karena Allah sedang memberi ujian materi pada kami. Mulai dari TV-kulkas rusak, masa kontrakan habis dan belum punya uang untuk perpanjang, motor yang biasa meringankan transportasi kami sekarang sedang dipinjam adik yang mulai kuliah, hingga yang paling saya sesalkan, adalah matinya laptop saya setelah kesiram air sama sepupu kecil T_T. Padahal laptop itu begitu penting, karena saya sedang belajar memulai bisnis online, juga ingin jadi blogger yang lebih profesional. Saya ingin bisa menghasilkan uang dari rumah. Sekarang saya harus ke warnet kalau mau online karena belum ada budget untuk memperbaikinya. Huft...
Pernah saya bertanya pada-Nya, "Ya Allah, apa rencana-Mu sebenarnya?" karena saya bingung bagaimana mengatasi berbagai masalah itu. Apalagi karena saya tidak bekerja (fulltime mother) dan kantor suami pun sedang kurang lancar keuangannya. Akan tetapi.. Sejak dulu saya punya tekad dan cita-cita ingin menjadi ahli syukur. Karena saya yakin apapun ujian yang Allah berikan pada kita, adalah tanda sayang dari-Nya. Dan jika kita merasa malang, sesungguhnya Allah telah memberi banyak berkah dan keberuntungan pada kita. Hingga suatu hari saya tersadar, bahwa Allah sudah memberi berkah terindahnya pada saya. Begitu banyak. Dua yang terindah adalah mereka:
Pertama, seorang suami. Yah.. hubungan kami tidak selalu mulus memang. Kira-kira kalau digambarkan, seperti yang ditulis oleh Nicholas Sparks dalam bukunya The Notebook:
"They didn't agree on much. In fact, they didn't agree on anything. They fought all the time & challenged each other every day. But despite their differences, they had one important thing in common. They were crazy about each other."
Memiliki seorang suami yang baik dan penyayang, bukankah itu nikmat yang besar? Berapa banyak gadis di luar sana yang lama merindukan pendamping hidup namun tak kunjung datang? atau Berapa banyak istri yang suaminya kasar dan tidak bahagia dalam pernikahannya hingga cerai? Saya sungguh harus bersyukur dengan kehadiran suami di sisi. Kedua, saya juga harus bersyukur atas karunia Allah pada kami:
Kang Awan :)
Awalnya saya merasa biasa saja dengan lahirnya Kakang. Bukankah hal yang lazim: menikah lalu punya anak? Nothing special about it. Saya malah cenderung galau karena ga tau cara urus anak T_T
Tapi semakin hari saya semakin menyadari, bahwa saya amat sangat beruntung. Allah menunjukkan pada saya, bahwa tidak semua orang diberi kemudahan memiliki keturunan.
Melahirkan normal dan lancar tanpa induksi apalagi operasi caesar. ASI deras ga perlu beli sufor. Bisa menemani Kakang 24 jam sehari 7 hari seminggu, menyaksikan setiap detik perkembangannya. Semua itu tidak sebanding dengan uang berapapun juga!
Alhamdulillah.. Alhamdulillah.. Alhamdulillah.. Kalaulah ada yang komentar, "Tapi Mbak, kalau saya hidupnya pas-pasan, harus menghidupi orangtua. Jangankan anak, nikah aja belum. Hiks.. hiks.." Ingin saya katakan padanya, yakin tidak ada yang bisa kamu syukuri dalam hidupmu? Yakin belum merasa menerima berkah dari Allah?
Bagaimana dengan oksigen yang kamu nikmati dengan gratis dan nyaman, tanpa perlu tabung oksigen? Bagaimana dengan tempat tinggalmu, makananmu, dan air yang kamu gunakan?
"Maka terangkanlah kepadaku tentang air yang kamu minum. Kamukah yang menurunkannya dari awan ataukah Kami yang menurunkannya? Jika Kami hehendaki, niscaya kami jadikan ia asin. Mengapa kamu tidak bersyukur?" (Q.S Al Waqiah : 68-70)
Bagaimana dengan kemampuanmu melihat, mendengar, dan merasakan? Sudahkan kamu bersyukur akan semua itu?
"... dan Dia menjadikan bagi kamu penglihatan, pendengaran, dan hati; (tetapi) kamu sedikit sekali bersyukur." (Q.S As-Sajdah : 9)
Ya Allah, Jadikanlah kami semua hamba yang tabah dan tawakal dalam menghadapi segala ujian dari-Mu, dan jadikanlah kami hamba yang selalu bersyukur dengan segala nikmat yang telah Engkau anugerahkan.
Di usia 10 bulan ini, Alhamdulillah Kakang sehat..
Perkembangannya:
Merayap dengan cepat
Bisa duduk sendiri (dari posisi tengkurap)
MERANGKAK!
Ini surprise banget. Saya pikir bayi itu merangkak di usia 6 bulan. Tapi karena sampai 8 bulan lebih Kakang belum merangkak, saya pikir dia ga akan merangkak melainkan langsung jalan. Ternyata dia merangkaknya di usia 10 bulan. Itupun rata-rata baru 5 langkah. Ckckck Justru ga banyak perkembangan soal jalannya. Paling sekarang dia udah mulai pengen jalan di tanah :3
Makan nasi tim. Makan nasi juga mulai bisa sedikit-sedikit.
Jumat (12 Juni) badannya panas hiks. Pertama tahu pas dia
bangun tidur. Dikasih Bodrexin Anak pagi-siang-sore, tetap gak turun. Dikasih
Bye-bye Fever yang ditempel di kening, belum ada perubahan. Malamnya periksa ke
dokter dan dikasih obat penurun panas Cupanol (parasetamol) dan Pedimin Drops multivitamin.
Sabtu (13 Juni) kayaknya tiap dikasih obat, suhunya menurun.
Lama-lama menghangat lagi. Duh, ga tahu mesti gimana tapi berusaha sabar aja..
Minggu (14 Juni) udah gak panas lagi. Tapi di kulit perut
dan punggungnya muncul kemerahan kayak biang keringat. Orang-orang bilang itu
namanya tampek (atau tampeg?). Katanya itu wajar muncul kalau badan habis
panas.
Hari ini, Senin, suhu badannya terasa normal. Tapi kemerahan
di kulitnya tampak bertambah dan ada di wajah juga T_T
Semoga dengan rajin-rajin diberi SalicylKF lama-lama biang
keringatnya hilang. Aamiiin..
(setelah nulis ini langsung cek keterangan di SalicylKF dan
ternyata ada peringatan bahwa tidak digunakan untuk anak dibawah usiaa 3 tahun!
Zzzzzz…)
Btw, perkembangan motorik Kakang di usia ini adalah..
MERAYAP
Kalau biasanya dalam keadaan tengkurap ia cuma bisa
berguling ke kiri atau kanan, sekarang mulai bisa maju ke depan. Horeee..
Dia bergerak dengan kaki mendorong dan mengangkat pantat.
Lucuuu..
ya meskipun majunya cuma sejengkal dua jengkal. Hehehe
Lupakan merangkak. Saya curiga dia akan langsung berjalan.
BERDIRI TANPA DIPEGANGI, BERTUMPU PADA SOFA/RAK
MENYAHUT SAAT DIPANGGIL
Ini yang bikin banyak orang senang. Kalau ada yang manggil, “Kakaaang?”
Maka ia akan
menjawab, “Aaaaah..”
hahahahahah
Kadang kalo namanya dipanggil dengan intonasi yang berbeda,
dia jawab dengan intonasi yang beda juga. Hihihi..
Kadang responnya cuma noleh atau senyum tapi ga nyahut.
Tergantung mood aja :3
MAIN AIR
Woooaaa.. dulu kalau mandi udah selesai dan ia saya angkat
dari ember, responnya biasa aja. Sekarang? Nangis jerit-jerit. Dipakein baju
sambil nangis-nangis T__T Baru diam kalau dipeluk dan digendong.